|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
![]()
|
Pertumbuhan Ekonomi Q4 AS Melambat; Wall Street Tergerus Melemah ex) - Pada penutupan perdagangan di bursa Wall Street dini hari tadi terjadi penurunan dan indeks S&P 500 melemah untuk dua hari berturut-turut (28/01). Melemahnya bursa saham terdorong oleh laporan yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal keempat di AS lebih rendah dibandingkan estimasi karena konsumsi mengalami penurunan.Saham Ford Motor mengalami penurunan sebesar 4.2% setelah melaporkan keuntungan yang lebih rendah dari estimasi. Sementara Chevron mengalami penurunan sebesar 2.5% karena penghasilannya mengalami penurunan terbesar dalam dua tahun belakangan. Sector perbankan mengalami kenaikan sebesar 1.5% ditopang keyakinan bahwa Yunani akan mencapai kesepakatan dengan para pemegang obligasinya. Indeks S&P 500 tampak mengalami penutupan di teritori negative. Indeks ini mengalami penurunan sebesar 0.2% dan ditutup pada posisi 1316.33 poin dini hari tadi. Sepanjang minggu indeks ini tetap membukukan kenaikan mingguan. Sementara itu indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 74.17 poin (0.6%) dan ditutup pada posisi 12660.46 poin. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan bursa Wall Street masih akan cenderung berada dalam pola menguat meskipun terbatas. Pergerakan akan cenderung terbatas dan memiliki potensi yang sama untuk bergerak naik/turun. Kondisi di bursa akan cenderung masih dipangaruhi oleh kondisi Eropa. (Ika Akbarwati/IA/vbn) |
||||||||||||||||||
| Home | Testimonial | About Us | FAQ | Ask The Expert | Contact Us | |||||||||||||||||||