|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
|
|||||||||||||||||||
![]()
|
Perburuan Safe Haven Currency Berdampak Negatif Bagi Swiss, SNB Diduga Siapkan Intervensi Agresif a uang Franc Swiss terpantau bergerak menguat pada malam hari ini (27-01) dan berada pada kisaran 0.9198. Mata uang tersebut naik sekitar + 0.12% pada hari ini dan telah menguat dalam 3 minggu secara berturut-turut.
Proses negosiasi utang Yunani yang tertunda-tunda meningkatkan kekhawatiran investor sehingga mata uang safe haven seperti Franc Swiss kembali menjadi incaran, dan mata uang tersebut telah melejit + 4.13% dalam 3 minggu terakhir.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa perkembangan ekonomi global diperkirakan akan cenderung menunjukkan outlook negatif setelah International Monetary Fund (IMF) dan Fedral Reserve AS menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi. Lebih jauh lagi, the Fed menyatakan siap untuk melanjutkan stimulus moneter untuk melakukan infus terhadap perekonomian AS yang masih terbaring lemas kendati mengalami sedikit kemajuan.
Perekonomian Swiss dilaporkan mengalami imbas negatif dengan adanya perkembangan tersebut, dimana pada hari ini indikator barometer ekonomi Swiss dilaporkan menunjukkan kinerja negatif. Adapun pergerakan menguatnya Franc Swiss dapat memberikan dampak yang kurang menguntungkan bagi negara tersebut.
Sehingga dengan demikian terdapat dugaan bahwa bank sentral Swiss National Bank dapat melakukan intervensi forex secara agresif dalam waktu dekat mendatang, untuk melindungi perekonomian Swiss.
(Indra Yudistira/IYD/vbn)
|
||||||||||||||||||
| Home | Testimonial | About Us | FAQ | Ask The Expert | Contact Us | |||||||||||||||||||